Nasional

Kemenkes: Masuk Mal Wajib Bebas Covid-19 untuk Perlindungan Ekstra

INDOPOSCO.ID – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengemukakan persyaratan surat keterangan bebas Covid-19 untuk pengunjung mal merupakan upaya perlindungan ekstra dari aktivitas masyarakat di ruang publik.

“Kebijakan ini lebih memberikan perlindungan ekstra pada pengunjung serta pedagang, apalagi kita tahu ada versi Delta yang cepat menular,” tutur Siti Nadia Tarmizi dalam sesi tanya jawab bersama media di acara virtual Forum Diskusi KPCPEN yang dipantau dari Jakarta, Jumat (13/8/2021).

Menurut Nadia, persyaratan itu juga wajib dibarengi dengan pelaksanaan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak) yang ketat. Dengan demikian, perlindungan untuk sesama dapat lebih optimal.

Pernyataan serupa disampaikan Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. “Pada prinsipnya pemerintah mengambil kebijakan dengan memprioritaskan keselamatan serta kesehatan masyarakat,” tuturnya.

Menurut Wiku, vaksinasi untuk pengunjung pusat perbelanjaan sudah mengakomodasi banyak masukan dari berbagai pihak, termasuk pakar di bidangnya.

“Hal ini juga jadi masukan, tanpa menutup mata, dari kondisi yang ada di lapangan masih belum meratanya (vaksin) untuk menetapkan prioritas daerah,” tuturnya.

Wiku menyatakan pemerintah terus mempercepat vaksinasi secara nasional, terutama untuk wilayah dengan tingkat penularan yang tinggi serta populasi berisiko.

Berdasarkan data yang diunggah melalui laman www.kemkes.go.id, jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi takaran kedua di Tanah Air hingga Jumat (13/8) mencapai 26.438. 281 orang. Jumlah ini setara dengan 12,69 persen dari sasaran target.

Jumlah masyarakat yang telah disuntik vaksin Covid-19 takaran pertama sebanyak 52.615.930 orang atau 25,26 persen, sedangkan target vaksin mencapai 208.265.720 orang. (mg2)

Sponsored Content
Back to top button