Megapolitan

Keluhan Asosiasi Pengusaha Hiburan Jika PPKM Darurat Diperpanjang

INDOPOSCO.ID – Wacana memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat hingga 6 minggu, tidak mendapat respons baik dari kalangan pengusaha. Sebab, menyulitkan mereka untuk bangkit.

Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) Hana Suryani mengatakan, pemerintah harus memiliki target jelas dalam PPKM Darurat. Seperti menurunkan kasus Covid-19 dan memulihkan kondisi ekonomi.

Sehingga ada kepercayaan dari masyarakat untuk bisa memulai kembali aktivitasnya. Meski tak sepenuhnya berjalan normal dan tetap harus mematuhi protokol kesehatan.

Namun, munculnya wacana perpanjang kebijakan pengetatan masyarakat, justru bakal makin memperlambat laju ekonomi dan sejumlah sektor usaha terus tergerus dengan kebijakan itu.

“Misal target ini PPKM terakhir ya terakhir, sekarang kalau diperpanjang 6 minggu kita amsyong orang kecil,” keluh Hana saat dikonfirmasi melalui gawai di Jakarta, Kamis (15/7/2021).

Kondisi saat ini banyak membuat para pekerja dan pengusaha berada di kondisi terendah dalam hidup. Ia mengaku, kesulitan memenuhi kebutuhan hidup karena tak ada pemasukan.

“Saya saja pribadi pengusaha sudah di titik nadir, saya sudah ngga bisa bayar apa-apa karena ngga ada penghasilan,” curhat Hana.

Ia juga memperhatikan imbas dari kebijakan PPKM Darurat terhadap pekerja kasar, selain kehilangan pekerjaan mereka juga harus mencari tempat tinggal.

“Kalau diskusi teman-teman beli sayur Rp5 ribu masih bisa makan, bagaimana dengan pekerja kasar yang ngontrak yang akhirnya numpang. Itu kan banyak,” ucapnya.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani menyampaikan, pemerintah diketahui memiliki skenario perpanjangan PPKM Darurat hingga 6 minggu. Opsi itu disiapkan agar penyebaran kasus Covid-19 terkendali.

“PPKM darurat selama 4 hingga 6 minggu dijalankan untuk menahan penyebaran kasus. Mobilitas masyarakat diharapkan menurun signifikan,” katanya saat Rapat Kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Senin (12/7/2021). (dan)

Sponsored Content
Back to top button