Nusantara

Kejati Banten Tetapkan Kepala UPT Samsat Malingping sebagai Tersangka Kasus Pengadaan Lahan

INDOPOSCO.ID – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menetapkan Kepala Unit Pelaksana Tekanis (UPT) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Malingping berinisial SMD sebagai tersangka atas kasus pengadaan lahan Samsat Malingping.

Penetapan dilakukan, setelah Kejati Banten menemukan dua alat bukti yang cukup. Pada pelaksanaan itu, SMD bertindak langsung sebagai sekretaris pelaksana pengadaan lahan.

Kasus ini berhasil diungkap atas kolaborasi dengan Kejaksaan Negei (Kejari) Kabupaten Lebak. Lahan itu selaus 6.400 meter persegi yang berlokasi di Jalan Raya Baru simpang Beyeh, KM 03, Desa Malingping Selatan, Kecamatan Malingping.

“Kami dari Kejati sudah melakukan ekspose gelar perkara dengan menemukan 2 alat bukti yang cukup untuk meingkatkan perkara ini. Kemarin Rabu, sudah menetapkan tersangka SMD yang merupakan sekretaris panita pengadaan lahan Samsat di Malingping, Lebak,” kata Kepala Kejati Banten Asep Nana Mulyana, Kamis (22/4/2021).

Asep menerangkan, modus pembelian dilakukan secara pribadi oleh tersangka, karena mengetahui tanah itu akan dibangun gedung Samsat Malingping. Tersangka membeli lahan dengan harga Rp100 ribu permeter.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button