Nasional

Kejati Banten Tahan Tersangka Penyalahgunaan Pengadaan Lahan Gedung Samsat Malingping

INDOPOSCO.ID – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menahan tersangka penyalahgunaan lahan gedung baru UPT Samsat Malingping yang berlokasi di jalan raya Baru simpang Beyeh, KM 03, Desa Malingping Selatan, Kecamatan Malingping.

Kasi Penkum Kejati Banten, Ivan Herbon Siahaan membenarkan, telah menetapkan tersangka atas kasus pengadaan lahan di gedung baru UPT Samsat Malinping. Namun, dirinya tidak menyebutkan inisial tersangka dan perannya. Belum diketahui jumlah kerugian negara akibat kasus tersebut.

“Iya (sudah mengantongi tersangka atas kasus pengaaan lahan UPT Samsat Malingpin,” katanya saat dihubungi lewat pesan Whatsapp, Rabu (21/4/2021).

Berdasarkan data yang dihimpun, perencanaan awal sekitar Juli 2020, akan dibelanjakan lahan sekitar 10.000 meter persegi untuk gedung Samsat baru. Namun pasca adanya recofusing APBD Banten 2020 karena adanya pandemi Covid-19, anggaran berkurang dan hanya bisa dibelanjakan untuk tanah seluas 6.500 meter persegi.

Kepala UPT Samsat Malinging, Samad bertindak langsung sebagai sekretaris pengadaan lahan dalam tim pembebasan lahan untuk gedung Samsat Malingping, atas perintah langsung oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten melalui surat perintah.

Hingga berita ini diterbitkan, tim Indoposco.id masih berupaya mengumpulkan data untuk memberikan informasi lebih jelas kepada publik. (son)

Sponsored Content
Back to top button