Nasional

Kata Saksi Ada Pelanggaran Bansos Dalam Pilkada Kalsel

INDOPOSCO.ID – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Denny Indrayana-Difriadi menghadirkan saksi secara daring dalam sidang lanjutan yang digelar di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin (22/2/2021). Para saksi diminta untuk menjelaskan terjadinya pelanggaran penggunaan bantuan sosial (bansos) dalam pemenangan pasangan petahana Sahbirin Noor-Muhidin.

Saksi bernama Muhammad Yahya mengaku terlibat langsung dalam pengemasan beras untuk bansos sejak 2018 hingga pertengahan 2020. “Perintah itu disampaikan kepada kami, katanya ini langsung dari Jenderal. Jenderal sebutan Muhammad Ikhsan kepada Gubernur Sahbirin Noor. Muhammad Ikhsan adalah Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel,” ujar pria yang bekerja sebagai pengemudi.

Menurut Yahya, pengemasan beras bansos per hari hingga tujuh ton –1.800 kemasan– dengan stiker bertuliskan ‘Bergerak’ dan ‘Paman Birin’ disertai foto Sahbirin Noor dilakukan dengan pengerahan pegawai kontrak.

Yahya menyebut para pegawai kontrak pernah menyampaikan protes atas perintah pengemasan beras bansos, karena dilakukan siang hingga malam atau bahkan dini hari tanpa memperhatikan jam kerja. “Kami tidak bisa menolak, ada ancaman untuk pemberhentian atau tidak diteruskan lagi kontrak kerja,” tandasnya seperti kutip Antara.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button