Nasional

Kasus Pencurian 1,9 Kg Emas, Komisi II DPR Minta KPK Evaluasi Sistem Pengawasan Internal

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengevaluasi sistem pengawasan dan prosedur operasional kerjanya. Khairul Saleh menyatakan hal itu menanggapi adanya pegawai KPK yang diduga melakukan pencurian barang bukti 1,9 kilogram emas.

“Peristiwa ini tentu menjadi evaluasi bagi KPK walaupun sama-sama kita tahu bahwa seluruh proses kerja di KPK sudah terbangun dengan sangat baik. Tapi selalu perlu ada ruang perbaikan untuk memperkuat sisi pengawasan sistem operasional kerja. Yang dilakukan oleh pegawai KPK tersebut telah mencoreng reputasi KPK sendiri,” katanya.

Dikatakan pegawai yang mencuri barang bukti tersebut merupakan anggota satgas yang ditugaskan menyimpan dan mengelola barang bukti pada direktorat Labuksi KPK. Dia pun mengapresiasi KPK yang telah terbuka menyampaikan permasalahan ini ke depan publik, sehingga permasalahan ini dapat dijadikan pembelajaran bagi pegawai KPK yang lain agar tidak bermain-main dengan barang sitaan yang kemudian digunakan untuk kepentingan pribadi.

“KPK juga dengan tegas telah memproses semua pelanggaran etik. Hal ini menunjukkan bahwa KPK tetap menjaga integritasnya sebagai bentuk upaya menjaga amanah serta harapan masyarakat Indonesia kepada KPK,” kata Khairul Saleh. Hal itu juga tentu menjadi bukti kepada masyarakat Indonesia bahwa KPK tidak saja memproses perkara korupsi tetapi juga memproses pelaku korupsi di internal KPK.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button