Nusantara

Kasus Covid-19 Menurun, Ridwan Kamil: Tetap Disiplin Terapkan Prokes

INDOPOSCO.ID – Penanganan pandemi Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) terus membaik. Hal itu ditunjukan dengan penurunan kasus aktif, tingkat keterisian atau Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit (RS) rujukan Covid-19, dan rendahnya rata-rata tingkat kematian kasus Covid-19.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta semua pihak untuk menjaga momentum tersebut. Masyarakat harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M termasuk Satpol PP, TNI, dan Polri akan secara intens mengawasi penerapan prokes 5M.

“Kami meminta TNI, Polri dan Satpol PP untuk tetap siaga. Kalau lihat dari kedisiplinan melalui aplikasi, tingkat kedisiplinan memakai masker 87%, jaga jarak 83%,” kata Ridwan Kamil, melalui keterangan tertulis, Kamis (12/8/2021).

Ia mengajak masyarakat untuk menjaga momentum kedisiplinan menurunnya kasus Covid-19 di Jabar, apalagi varian Delta sedang menyerang AS, Vietnam, Thailand, Filipina.

“Jangan sampai kita diserang lagi karena tidak disiplin. Jadi kita monitor terus prokes 5M,” ujarnya.

Berdasarkan data Bersatu Lawan Covid-19, per 9 Agustus 2021, kasus aktif di Jawa Barat berada di angka 82.802 atau 12,94 persen. Angka ini mengalami penurunan sebesar 1,07 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Tingkat kesembuhan secara total saat ini juga berada di angka 546.105 yang mengalami kenaikan sebesar 8.800 atau 85,41 persen. Tingkat keterisian rumah sakit atau BOR juga mulai kembali turun. Saat ini, berada di angka 40,33 persen. Sedangkan tingkat kematian Jabar berada di angka 1,64 persen atau masih di bawah tingkat kematian nasional sebesar 2,90 persen.

“Kita jaga momentum turunnya kasus, BOR juga (sudah turun),” ucap Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil juga meminta agar data penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kabupaten/kota dibedah lebih dalam. Jika mengacu pada data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jabar per 10 Agustus, jumlah RT di Jawa Barat yang berada di zona merah mengalami penurunan selama PPKM Level 4 diterapkan.

“Yang kedua saya ada masukan dari kepala daerah, PPKM level 3 level 4 tolong dibedah lebih dalam. Berikutnya kepada semua pihak kota/kabupaten, TNI, Polri agar disiplin untuk memasukan data yang dijadikan acuan pusat,” pungkasnya. (dam)

Sponsored Content
Back to top button