Nusantara

Kang Emil Akui Vaksinasi Dosis Kedua Lansia di Jabar Baru 5,81 Persen

INDOPOSCO.ID – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK) mengakui jumlah para lanjut usia (lansia) di Jabar yang sudah mendapat suntikan vaksin Covid-19 masih rendah. Padahal lansia jadi kelompok masyarakat yang rentan dengan kematian jika terpapar Covid-19.

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 yang dipaparkan dalam rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Mapolda Jabar, Senin (24/5/2021), total ada 4,2 juta lebih vaksinasi untuk lansia.

Namun, realisasi vaksinasi untuk lansia masih sangat rendah. Vaksinasi untuk lansia pada dosis pertama baru 8,61 persen dan pada doses kedua baru 5,81 persen. “Vaksinasi fokus di lansia,” ujar Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil di Mapolda Jabar, Senin (24/5/2021).

Kendati demikian, ia mengapresiasi Kota Bandung yang sudah melaksanakan vaksinasi untuk lansia di atas 50 persen.

Menurutnya, ada kendala vaksinasi lansia di Jabar. Salah satunya soal wilayah.

“Jabar itu penduduknya besar. Kalau mau membahas Jabar menggunakan persentase itu agak repot. Tapi kalau berdasarkan angka aslinya, vaksinasi di Jabar sudah mendekati 4 juta,” ujarnya.

Nyatanya, lanjut Kang Emil, menurut data Satgas Covid 19, vaksinasi di Jabar masih jauh dari 4 juta orang.

“Penjelasannya, Jabar menerima 5,2 juta dosis vaksin yang ditargetkan untuk 2,6 juta orang . Realisasinya, baru digunakan 3,47 juta dosis. Adapun total warga yang harus divaksin mencapai 34 juta lebih warga,” jelasnya.

Saat ini, vaksin tersedia sebanyak 1,28 juta dosis yang bisa digunakan untuk 643.972 orang. Untuk mempercepat vaksinasi, kata Ridwan Kamil, perusahaan dilibatkan untuk menggelar vaksinasi mandiri para karyawannya.

Ia mengaku sudah menyampaikan itu ke Presiden RI Joko Widodo di Bekasi. “Memotivasi perusahasan segera memvaksin karyawannya dengan modal sendiri dengan nama vaksinasi gotong royong, tapi jatahnya masih sedikit, baru 420 ribuan yang tersedia se-Indonesia. Nah, Pak Jokowi bilang kalau urusan suplai itu urusan pemerintah pusat, kan urusan daerah adalah menyukseskan,” pungkasnya. (dam)

Sponsored Content
Back to top button