Headline

Jumlah Guru Produktif Masih Terbatas

INDOPOSCO.ID – Tantangan utama sembilan skema beasiswa ini meliputi akses, kualitas, kuantitas, dan relevansi. Pernyataan tersebut diungkapkan Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI) Ahmad Saufi, Sabtu (22/5/2021).

Ia menegaskan, transformasi dalam dunia pendidikan membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kualifikasi dan kompetensi mumpuni. Apalagi, dalam segi kuantitas, menurutnya, jumlah guru produktif masih terbatas dan perlu ditingkatkan.

“Program ini membuka kesempatan bagi insan vokasi, baik itu guru maupun dosen untuk meningkatkan kualitas dan kualifikasinya,” tuturnya.

Pendidikan vokasi selama ini, masih ujar dia, selalu dikaitkan oleh dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Oleh karenanya, Saufi menganggap relevansi menjadi tantangan yang harus diantisipasi dengan menyiapkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan DUDI.

“Tantangan kita adalah menciptakan insan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan DUDI. Jadi beasiswa ini salah satu jembatan mengatasi tantangan yang ada,” imbuhnya.

Terobosan program beasiswa khusus vokasi ini juga mampu mengatasi tantangan akses studi lanjut bagi calon guru dan calon dosen vokasi. Pasalnya, selama ini belum ada skema pendanaan khusus yang memberikan peluang besar bagi insan vokasi.

“Skema beasiswa ini menjawab relevansi Pendidikan vokasi dengan DUDI yang belum tercapai,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi (PTVP) Beny Bandanadjaja mengatakan, program beasiswa vokasi akan mencetak pendidik yang lebih berkualitas sehingga dapat mengisi program penguatan vokasi lainnya.

“Dengan beasiswa ini, program yang sudah ada diperkuat dengan tenaga pendidik yang lebih berkualifikasi,” ujarnya. (nas)

Sponsored Content
Back to top button