Headline

Josep Paul Zhang di Luar Negeri Sejak 2018, DPR: Jangan Jadi Penghalang Polri

INDOPOSCO.ID – Polisi secepatnya memburu dan menangkap Josep Paul Zhang, meskipun dia berada di luar negeri. Pernyataan tersebut diungkapkan Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni melalui gawai, Senin (19/4/2021).

Keberadaan pelaku penistaan agama di luar negeri, menurut politisi Partai NasDem ini jangan menjadi penghalang bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Karena pelaku harus dibawa ke Indonesia untuk diproses secara hukum.

“Pelaku harus bertanggung jawab di muka hukum. Data dari perlintasan imigrasi pelaku sudah berada di luar negeri sejak 2018 lalu,” katanya.

Ia menuturkan, Kepala Bagian Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Agus Andriyanto harus segera menangkap pelaku. Dan Polri harus bekerjasama dengan interpol, agar cepat menangkap pelaku.

“Pernyataan pelaku ini sangat melukai hati umat Islam, karena mengaku sebagai nabi. Apalagi di tengah umat Islam tengah menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadan,” ungkapnya.

Lisda mendukung sikap Menteri Agama, bahwasanya setiap umat beragama harus meyakini kebenaran agamanya. Namun tidak boleh diikuti sikap-sikap yang merendahkan ajaran atau keyakinan agama lain.

“Untuk Desak Made Darmawati yang diduga menistakan agama Hindu harus diproses secara hukum. Permohonan maaf yang bersangkutan tidak kemudiaan masalah hukumnya selesai,” tegasnya.

Menurut Lisda, masalah penistaan agama tidak seharusnya masuk dalam delik aduan. Petugas harus menindak siapa saja yang menistakan agama manapun tanpa pengaduan. Karena dengan bukti yang ada, semestinya masalah tersebut bisa diproses secara hukum.

“Bagi umat muslim agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dan memohon agar pandemi Covid-19 segera selasai. Serta tidak terprovokasi oleh pernyataan penistaan agama apapun itu,” ucapnya. (nas)

Sponsored Content
Back to top button