Nasional

Jokowi: 5 Tahun Terakhir Kebutuhan Baja Nasional Meningkat 40 Persen

INDOPOSCO.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan selama 5 tahun terakhir kebutuhan baja nasional meningkat hingga 40 persen. Hal ini dipacu oleh pembangunan infrastruktur.

Ia menyatakan konsumsi baja nasional terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Bukan hanya untuk pembangunan infrastruktur, namun juga untuk produksi otomotif dan industri lainnya yang membutuhkan baja.

“Kalau kita tahu konsumsi baja sangat besar, jangan biarkan dimasuki produk-produk dari luar,” ujar Presiden Jokowi saat meresmikan Hot Strip Mill (HSM) #2, PT Krakatau Steel, Selasa (21/9/2021).

Presiden menyatakan bahwa, walaupun di masa pandemi Covid-19 proses transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tetap terus dilakukan.

“Tadi sudah disampaikan oleh Menteri BUMN (Erick Thohir), pembentuk holding dan sub holding, sampai dengan pembentukan klaster-klaster industri strategis, tadi dipaparkan secara simpel, cepat dan kita tahu arahnya ke mana,” katanya.

Transformasi BUMN, kata Jokowi, menjadi keharusan agar BUMN menjadi BUMN yang kelas dunia.

“Yang semakin profesional, yang semakin kompetitif, yang semakin menguntungkan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan membuka semakin banyak lapangan pekerjaan di negara kita, serta berkontribusi lebih besar pada pendapatan negara,” katanya.

Jokowi meminta PT Krakatau Steel harus terus melakukan transformasi, terus melakukan restrukturisasi.

“Pak Menteri BUMN tadi menyampaikan Krakatau Steel saat ini sudah semakin sehat, karena memang sebelumnya kurang sehat, produksinya juga semakin lancar. Industri ini sangat strategis, oleh sebab itu saya memberikan perhatian besar pada industri baja ini,” ujarnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button