Nusantara

Jadi Tersangka Kasus Pengadaa Lahan, Pemprov Copot SMD dari Kepala UPT Samsat Malingping

INDOPOSCO.ID – Penetapan tersangka terhadap SMD pada kasus pengadaan lahan, berujung pada pencopotan dari Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Malingping.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Komarudin mengatakan, pencopotan SMD dari jabatannya sudah sesuai aturan kepegawaian. Apalagi saat ini penetapan tersangka dan penahanan telah dilakukan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten.

Meski demikian, Samad belum dipecat dari profesi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu masih menungguu surat resmi dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan hasil inkrah dari persidangan.

“Sesuai dengan aturan kepegawaian, ketika seseorang dinyatakan sebagai tersangka apalagi ditahan, ya itu dilakukan pemberhentia sementara.  Sambil menunggu hasil dari pengadilan, kalau memang tebukti kembali ke aturan, bisa diberhentikan,” katanya saat ditemui di Plaza Aspirasi, Selasa (27/4/2021).

Ia menegaskan, SMD tidak lagi menerima gaji dan tunjangan kinerja (Tukin) mulai bulan Mei 202. Gaji akan ditahan atau tidak diberikan hingga keputusan hukum tetap.

Namun, jika keputusan pengadilan menyatakan tidak bersalah terhadap kasus yang menimpa SMD, maka haknya akan diberikan kembali seperti biasanya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button