Internasional

PBB Tuding Taliban Ganggu Pengiriman Bantuan ke Afghanistan

Ia mengatakan bahwa sampai sistem perbankan formal Afghanistan dapat beroperasi dengan baik, PBB perlu memastikan Fasilitas Pertukaran Kemanusiaan berjalan. Dia mengatakan sekitar setengah dari kelompok bantuan yang disurvei oleh PBB melaporkan kesulitan mentransfer dana ke Afghanistan.

Griffiths mengatakan dua pertiga dari kelompok bantuan menyebutkan kurangnya uang tunai yang tersedia di Afghanistan sebagai penghambat program mereka. Otoritas Taliban juga mengganggu pengiriman bantuan kemanusiaan, meskipun ada janji kepada pejabat PBB bahwa mereka tak akan menghalangi bantuan.

“Otoritas nasional dan lokal berupaya memainkan peran dalam pemilihan penerima manfaat dan menyalurkan bantuan kepada orang-orang dalam daftar prioritas mereka sendiri, dengan alasan tingkat kebutuhan yang hampir universal. Kami juga melihat lebih banyak tuntutan dari Taliban untuk data dan informasi berkaitan dengan anggaran dan kontrak kepegawaian,” ujar dia.

Griffiths mengatakan PBB hanya menerima sepertiga dari 4,4 miliar dolar AS (sekitar Rp65,3 triliun) yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan di Afghanistan pada 2022. “Kami tidak memiliki cukup dana,” ujar dia. (wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button