Internasional

India Mulai Berikan Vaksin Booster

Hanya petugas kesehatan, pekerja layanan publik dan penduduk berusia 60 tahun ke atas dengan gangguan kesehatan yang berhak menerima “dosis pencegahan”–menurut istilah pemerintah.

“Pemerintah berkomitmen untuk memberikan perlindungan tambahan kepada petugas medis dan lini depan sebagai prioritas,” kata Menteri Kesehatan Mansukh Mandaviya di Twitter.

Meskipun kasus meningkat, lima negara bagian, termasuk Uttar Pradesh yang terpadat penduduknya, akan menggelar pemilihan umum mulai 10 Februari.

Pihak berwenang telah melarang partai-partai politik melakukan rapat umum setidaknya hingga pertengahan bulan ini.

India sejauh ini telah memberikan 1,5 miliar dosis vaksin kepada penduduknya. Sekitar 67 persen dari 939 juta populasi negara itu telah menerima dosis lengkap.

Jumlah tes COVID-19 di India sekitar 1,5 juta per hari, masih di bawah kapasitas 2 juta lebih.

Selama pandemi, India telah melaporkan 35,7 juta kasus COVID-19, tertinggi di dunia setelah AS.

Sejumlah pejabat pemerintah secara pribadi mengatakan mereka bekerja dengan asumsi yang ditetapkan pada Mei lalu bahwa kasus harian akan melewati rekor lebih dari 414.000.

Asumsi itu didasarkan pada pengalaman negara lain seperti AS, di mana jumlah kasus harian telah melampaui angka 1 juta kasus. (bro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button