Internasional

Peraih Nobel Perdamaian Desmond Tutu Wafat

Di tahun-tahun terakhirnya, dia menyesali mimpinya tentang”Bangsa Pelangi” yang belum menjadi kenyataan.

“Akhirnya, pada usia 90, dia meninggal dunia dengan tenang di Oasis Frail Care Center di Cape Town pagi ini,” tutur Dr Ramphhela Mamphele, penjabat ketua Uskup Agung Desmond Tutu IP Trust dan Koordinator Kantor Uskup Agung, dalam sebuah pernyataan atas nama keluarga Tutu.

Dijuluki sebagai”kompas moral bangsa”, kegagahan Tutu dalam membela keadilan sosial, meski harus mempertaruhkan dirinya sendiri, selalu terpancar bukan hanya selama masa apartheid.

Dia sering berselisih dengan mantan sekutunya di partai Kongres Nasional Afrika(ANC) yang berdaulat atas kegagalan mereka menanggulangi kemiskinan dan ketidaksetaraan yang mereka janjikan untuk diberantas.

Tutu membantu membangkitkan kampanye pangkal rumput di seluruh dunia yang berjuang untuk mengakhiri apartheid melalui boikot ekonomi dan budaya.

Berbicara dan bepergian tanpa letih sepanjang tahun 1980-an, Tutu menjadi wajah gerakan anti apartheid di luar negeri, sementara banyak pemimpin disiden ANC, seperti Nelson Mandela, berada di balik jeruji besi. (mg4)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button