Internasional

Marinir AS Mulai Tinggalkan Bandara Kabul

Peristiwa bom bunuh diri itu terjadi kurang dari 10 hari setelah Taliban merebut Kabul dan menguasai Afghanistan, ketika AS menarik pasukan di negara itu setelah berperang selama hampir 20 tahun.

Pasukan Marinir itu berusaha melindungi bandara, memeriksa orang-orang dan menggeledah senjata selama evakuasi yang kacau.

Evakuasi akhirnya berhasil menerbangkan 124.000 orang ke luar negeri, termasuk warga AS, warga Afghanistan yang membantu AS selama perang, dan keluarga mereka.

Scott Wiles, 58 tahun, anggota pasukan pengawal bersepeda motor yang mengiringi pasukan Marinir sejauh 80 km terakhir dari perjalanan pulang mereka, mengatakan penting mendukung para veteran yang kembali, terutama karena bunuh diri yang begitu umum di antara mereka.

Regunya, Patriot Guard Riders, bermaksud mengangkat semangat mereka dengan pengawalan yang semarak.

“Inilah saat kelam bagi mereka. Mereka kehilangan beberapa rekan satu tim … orang-orang yang pernah berlatih bersama, tidur bersama, dan ditugaskan bersama mereka,” kata Wiles.

“Dan jika kami bisa menjadi pelipur lara … dan mereka tidak jatuh ke lubang gelap, itulah alasan kami kenapa ada di sini.” (bro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button