Internasional

Menlu RI Berharap Afghanistan Tidak Jadi Sarang Pelatihan Teroris

Sependapat dengan Menlu RI, Menlu Australia Marise Payne juga menyoroti perlunya rezim pimpinan Taliban untuk menghormati hak-hak perempuan serta anak perempuan di negara itu.

“Indonesia memiliki peran penting sebagai negara muslim dengan suara yang kuat dalam isu ini,” ucap Payne, yang menyebutkan Menlu Retno sebagai seorang pemimpin sejati di kalangan perempuan Indonesia, juga di dunia.

Sebelumnya, kelompok Taliban menunjuk Mullah Hasan Akhund, seorang teman dekat mendiang pendiri Mullah Omar, sebagai kepala pemerintahan Afghanistan yang baru.

Sebagai wakilnya, Taliban mengangkat Mullah Abdul Ghani Baradar, kepala kantor politik kelompok itu. Semua yang ditunjuk, termasuk yang ditugaskan selaku menteri-menteri, berkapasitas sebagai pelaksana tugas ataupun bersifat sementara.

Dunia menyambut susunan pemerintahan baru di Afghanistan dengan hati-hati. Menggarisbawahi kewaspadaannya, Amerika Serikat menekankan kalau itu merupakan “kabinet sementara” sedangkan Uni Eropa menyuarakan ketidaksetujuan mereka pada penunjukan kabinet itu.

Sedangkan China menyatakan siap melanjutkan komunikasi dengan pemerintahan baru Taliban di Afghanistan, Jerman justru menyampaikan keprihatinannya terhadap susunan pemerintahan sementara yang dibentuk Taliban yang dinilai tidak memberi optimisme. (mg2)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button