Internasional

India Umumkan Pertemuan Resmi Perdana dengan Taliban

India menginvestasikan lebih dari 3 miliar dolar AS (sekitar Rp42,8 triliun) dalam proyek pembangunan di Afghanistan dan telah menjalin hubungan dekat dengan pemerintah Kabul dukungan AS.

Namun kemajuan Taliban yang pesat membuat pemerintah India menghadapi kritikan di dalam negeri karena tidak membuka akses komunikasi dengan Taliban.

Pada Juni, kontak informal terjalin dengan para pemimpin politik Taliban di Doha, ujar sumber pemerintah.

Aspek yang menjadi ketakutan besar adalah jika kelompok garis keras yang memerangi pemerintah India di Kashmir, wilayah yang berpenduduk mayoritas Muslim, menjadi berani dengan kemenangan Taliban atas pasukan asing, menurut salah satu sumber.

“Duta Besar Mittal menyampaikan kekhawatiran India kalau wilayah Afghanistan tidak boleh dimanfaatkan untuk kegiatan anti-India serta terorisme melalui cara apa pun,” tutur Kementerian luar Negeri.

Ketika Taliban terakhir berkuasa sejak 1996-2001, India bersama dengan Rusia serta Iran mendukung Aliansi Utara melakukan perlawanan bersenjata terhadap mereka.

Stanekzai, yang disebut para pejabat India pernah mendapat pelatihan di akademi militer India sebagai pejabat Afghanistan pada 1980-an, secara informal menghubungi India pada Juli untuk meminta negara itu tidak menutup kedutaan besarnya, menurut sumber tersebut. (mg2)

Sumber: Reuters
Dikutip dari: Antara

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button