Internasional

NII Crisis Center: Amerika Belum Kalah di Afganistan

“Para pentolan FPI ini berkumpul dengan kelompok Salafi Wahabi, dan hampir semua pelaku terorisme di Indonesia latar belakang pemahaman adalah NII dan salafi wahabi,” terangnya.

Dia melihat ada yang menarik di Indonesia setelah Taliban menguasai Afganistan. Sebab beberapa kelompok pengusung Khilafah di Indonesia, seperti NII, FPI, HTI Ikhwanul Muslimin turut berpesta. Seolah kemenangan Taliban di Afghanistan merupakan kemenangan mereka.

“Dan mereka juga yakin akan membuat hal yang sama seperti Afganistan di Indonesia,” ucapnya.

Menurut Ken, kelompok paham intoleran dan radikalisme nama agama memang belum terlalu dianggap bahaya oleh negara. Kecuali mereka sudah melakukan tindakan teror baru, baru akan ditindak oleh aparat. Karena memang payung hukumnya yang lemah.

“Di sinilah akar permasalahnya. Terorisme itu ibarat buah di suatu pohon, bila akarnya tidak dicabut, maka tiap musim pohon itu akan berbuah,” terangnya. (nas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button