Internasional

Presiden Tunisia Copot Kepala Stasiun Televisi

Beberapa wartawan Tunisia menyerukan di media sosial agar Dahach dipecat. Pada Senin (26/7) polisi menggerebek dinas informasi Angkatan laut (AL) Jazeera di Tunis, mendesak Unit Luar Negara AS buat berkata kalau pihaknya terganggu oleh langkah tersebut dan mendesak “penghormatan yang seksama” terhadap kebebasan pers.

Pada Rabu, seorang reporter New York Times mengatakan dia telah ditahan selama dua jam di Tunis tetapi kemudian dibebaskan dan diizinkan untuk terus bekerja.

Sejak revolusi 2011 yang memperkenalkan demokrasi, Tunisia telah menikmati kebebasan pers yang jauh lebih besar daripada negara-negara tetangganya. Kantor berita negara TAP secara teratur meliput protes anti pemerintah dan pernyataan kritis terhadap pihak berwenang. (mg1/wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button