Internasional

Israel Hancurkan Delapan Bangunan di Selatan Hebron

Israel menolak izin perencanaan bagi warga Palestina untuk membangun di atas tanah mereka sendiri atau untuk memperluas rumah yang ada untuk mengakomodasi pertumbuhan alami, khususnya di Yerusalem dan Area C, yang merupakan 60 persen dari Tepi Barat yang diduduki dan berada di bawah kekuasaan penuh militer Israel.

Penolakan izin perencanaan itu memaksa warga Palestina untuk membangun tanpa memperoleh izin yang jarang diberikan untuk menyediakan tempat tinggal bagi keluarga mereka. Sebaliknya, Israel berpendapat bahwa pembangunan di dalam pemukiman kolonial yang ada diperlukan untuk mengakomodasi “pertumbuhan alami” pemukim Yahudi.

Oleh karena itu, lebih mudah memberikan izin bangunan ke lebih dari 700.000 pemukim Yahudi Israel di Hebron dan memberi mereka jalan, listrik, air dan sistem pembuangan limbah yang tetap tidak dapat diakses oleh orang Palestina. (wib)

Berita Terkait

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button