Internasional

Kasus Covid-19 di Afganistan Naik 2400 Persen

Rumah sakit besar telah menutup pintu mereka minggu ini untuk pasien baru Covid-19 karena kekurangan tempat tidur dan kekurangan oksigen. ICRC memperingatkan bahwa kurangnya akses vaksin dan keraguan memperburuk situasi. Kurang dari 0,5 persen warga Afghanistan telah divaksin lengkap.

Sekitar 700 ribu dosis vaksin Sinopharm China tiba di negara itu minggu lalu, memungkinkan pihak berwenang untuk memulai putaran vaksinasi berikutnya. ICRC bekerja dengan pihak berwenang Afghanistan untuk menyediakan lebih banyak sumber daya dan mencoba meningkatkan produksi oksigen medis, kata Necephor Mghendi, kepala Delegasi Negara Afghanistan untuk ICRC.

“Lebih banyak dukungan internasional diperlukan untuk membantu memenangi pertarungan melawan virus ini, sehingga kami dapat menyelamatkan ribuan nyawa,” kata Mghendi. (wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button