Internasional

Pasifik Bersiap Pertunjukan ‘Super Blood Moon’

“Minatnya tinggi,” kata kurator astronomi Andrew Jacobs di Observatorium Sydney. “Saya mengharapkan malam yang cerah,” tambah dia.

Bagi mereka yang ingin melihat acara secara langsung, Jacobs memperkirakan pemandangan terbaik adalah di Australia, Selandia Baru, sebagian besar Pasifik, dan Papua Nugini.

“Orang Amerika melihatnya di pagi hari, tetapi mereka belum tentu melihat semua bagian gerhana,” kata dia.

Menurut Bill Cooke dari NASA, orang-orang di Hawaii dan Kepulauan Aleut akan melihat keseluruhan gerhana ini.

Gerhana bulan tidak selalu diantisipasi dengan hangat sepanjang sejarah. Dalam banyak budaya, gerhana bulan dan matahari dipandang sebagai pertanda malapetaka.

Suku Inca percaya bahwa gerhana bulan terjadi ketika seekor jaguar memakan bulan. Beberapa kelompok Aborigin Australia percaya itu menandakan seseorang dalam perjalanan telah terluka atau terbunuh.

Dalam “King Lear” William Shakespeare memperingatkan, “gerhana matahari dan bulan menandakan tidak baik bagi kita”.

Namun sejauh ini tidak ada konsekuensi apokaliptik yang tercatat dari pertunjukan angkasa ini dan dengan asumsi semuanya berjalan dengan baik pada hari Rabu, Super Blood Moon berikutnya diharapkan berlangsung pada tahun 2033. (bro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button