Internasional

Israel Gempur Menara Gaza Kantor Berita AP dan Al Jazeera

Penjabat direktur jenderal Al Jazeera Media Network, Dr Mostefa Souag, menyebut serangan tersebut “barbar” dan menegaskan Israel harus bertanggung jawab.

“Tujuan dari kejahatan keji ini adalah untuk membungkam media serta menutupi pembantaian dan juga penderitaan rakyat Gaza,” katanya melalui pernyataan.

Juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Jonathan Conricus membantah anggapan bahwa Israel berupaya membungkam media.

“Itu salah besar, media bukanlah target,” katanya kepada Reuters.

Conricus menyebut gedung itu adalah target militer yang sah dan mengatakan gedung itu berisi intelijen militer Hamas.

Ia mengatakan, Hamas mungkin telah memperhitungkan bahwa, dengan menempatkan “aset mereka di sebuah gedung dengan kantor media berita di dalamnya”, mereka mungkin berharap akan tetap aman dari serangan Israel.”

Kelompok Hamas melepaskan 2 ribu lebih roket ke Israel selama kekerasan terbaru.

Tenaga medis Palestina mengatakan sedikitnya 140 orang, termasuk 39 anak-anak, tewas di Gaza. Sementara, Israel melaporkan 10 korban tewas, termasuk dua anak. (arm)

Sumber: Reuters
Dikutip dari: Antara

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button