Internasional

Puing Roket China Kembali Masuk Atmosfer

Long March 5B – terdiri dari satu badan inti roket dan empat peluncur – lepas landas dari pulau Hainan China pada 29 April dengan modul Tianhe tak berawak, yang akan menjadi tempat naung di stasiun luar angkasa permanen China. Roket tersebut akan diikuti oleh 10 misi lagi untuk menyelesaikan stasiun itu.

Roket Long March 5 telah menjadi bagian integral dari ambisi luar angkasa jangka pendek China – mulai dari pengiriman modul dan awak stasiun luar angkasa yang direncanakan hingga peluncuran wahana penjelajahan ke Bulan dan bahkan Mars.

Long March yang diluncurkan minggu lalu adalah pengiriman kedua dari varian 5B sejak penerbangan perdananya pada Mei tahun lalu.

McDowell sebelumnya mengatakan kepada Reuters bahwa ada kemungkinan potongan-potongan roket itu bisa jatuh di darat, mungkin di daerah berpenduduk, seperti pada Mei 2020, ketika potongan-potongan dari Long March 5B pertama jatuh di Pantai Gading, merusak beberapa bangunan. Tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Puing-puing dari peluncuran roket China biasa jatuh di China. Pada akhir April, pihak berwenang di kota Shiyan, Provinsi Hubei, mengeluarkan pemberitahuan kepada orang-orang di sekitar kabupaten tersebut untuk mempersiapkan evakuasi karena bagian-bagian roket diperkirakan akan mendarat di daerah tersebut.

” Masuknya kembali ke atmosfer Long March 5B tidak biasa karena selama peluncuran, tahap pertama roket mencapai kecepatan orbit, bukan jatuh dalam jangkauan seperti yang biasa dilakukan,” kata Aerospace Corporation dalam sebuah posting blog.

“Badan roket yang kosong sekarang berada dalam orbit elips di sekitar Bumi di mana roket itu ditarik menuju atmosfer yang tidak terkendali.”

Badan inti roket yang kosong telah kehilangan ketinggian sejak minggu lalu, tetapi kecepatan peluruhan orbitnya tetap tidak pasti karena variabel atmosfer yang tidak dapat diprediksi.

Ini adalah salah satu bagian terbesar dari puing-puing ruang angkasa yang kembali ke Bumi, dengan para ahli memperkirakan berat keringnya sekitar 18 hingga 22 ton.

Badan inti dari Long March 5B pertama yang kembali ke Bumi tahun lalu memiliki berat hampir 20 ton, hanya dilampaui oleh puing-puing dari pesawat ulang-alik Columbia pada 2003, stasiun luar angkasa Salyut 7 Uni Soviet pada 1991, dan Skylab NASA pada 1979. (bro)

Sumber: Reuters
Dikutip dari: Antara

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button