Internasional

Fasilitas Nuklir Iran Alami Masalah, Distribusi Listrik Terganggu

Pada Juli tahun lalu, kebakaran terjadi di fasilitas Natanz, yang menurut pemerintah merupakan upaya untuk menyabotase program nuklir Iran. Pada 2010, virus komputer Stuxnet, yang diyakini secara luas dikembangkan oleh Amerika Serikat dan Israel, ditemukan setelah digunakan untuk menyerang Natanz.

Teheran dan Washington telah mencoba menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran 2015 dengan negara-negara besar setelah mantan Presiden AS Donald Trump mengabaikannya tiga tahun lalu. Trump menerapkan kembali sanksi yang telah dicabut terhadap Republik Islam Iran dan membawa lebih banyak lagi sanksi.

Sebagai reaksi terhadap sanksi AS, Iran melanggar banyak batasan yang diberlakukan oleh perjanjian tersebut. Kedua negara memberikan sikap keras pada pembicaraan tidak langsung di Wina pekan lalu tentang bagaimana mengembalikan keduanya ke kepatuhan penuh pada kesepakatan tersebut.

Presiden Hassan Rouhani menegaskan kembali komitmen Iran terhadap nonproliferasi nuklir pada Sabtu (10/4) saat mengawasi peluncuran sentrifugal canggih di pabrik Natanz untuk menandai Hari Teknologi Nuklir Nasional negara itu. (wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button