Internasional

Menlu Irlandia akan Bahas Perjanjian Nuklir dengan Presiden Iran

Irlandia yang merupakan anggota Uni Eropa pada Januari mengambil posisi sebagai salah satu dari 15 anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan negara tersebut telah ditunjuk sebagai fasilitator — untuk pembicaraan perjanjian nuklir Iran 2015 — untuk Dewan Keamanan.

Teheran dan Washington telah keluar dari upaya mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menghancurkan perjanjian nuklir Iran yang terkunci dalam kebuntuan tentang siapa yang harus bergerak lebih dulu untuk menyelamatkannya. Trump menarik AS dari perjanjian nuklir itu pada 2018.

Inggris, Prancis, dan Jerman memutuskan untuk menghentikan sementara pengajuan resolusi yang mengkritik Iran di Badan Energi Atom Internasional pada Kamis (4/3/2021).

Langkah itu dilakukan untuk tidak merusak prospek diplomasi setelah apa yang disebut ketiga negara itu sebagai konsesi yang diperoleh dari Iran untuk menangani masalah perjanjian nuklir yang belum tertangani. Kebijakan nuklir Iran diputuskan oleh otoritas tertinggi negara itu, yakni pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, dan bukan presiden atau pemerintah.

Kunjungan Menlu Irlandia dilakukan setelah kementeriannya pekan ini mengumumkan rencana untuk membuka kembali kedutaan besar Irlandia di Teheran pada 2023. Kedutaan tersebut ditutup pada 2012 sebagai bagian dari pemotongan anggaran. (wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button