Nusantara

Ini Presentase Penerimaan Murid lewat Empat Jalur PPDB 2021

INDOPOSCO.ID – Calon siswa yang hendak melanjutkan sekolah ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) bisa memilih empat jalur dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021.

Calon peserta didik diberi keleluasaan untuk memilih jalur pendaftaran. Namun jadwal pendaftaran tidak semua bersamaan.

Terdapat empat jalur dalam PPDB 2021, di antaranya jalur zonasi, afirmasi, perpindahan orangtua dan prestasi. Tapi, hal ini tid berlaku bagi peserta didik yang mendaftar di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten, Tabrani mengatakan, ada presentase penerimaan calon peserta didik dari jumlah daya tampung murid di sekolah.

“Jalur zonasi 60 persen dari jumlah daya tampung. Afirmasi 15 persen jumlah daya tampung, prestasi 20 persen, perpindahan orangtua 5 persen,” katanya kepada INDOPOSCO, Selasa (8/6/2021).

Ia menerangkan, jalur afirmasi dikhususkan untuk murid yang kurang mampu. Lewat jalur ini, murid dapat mendaftar di sekolah yang jauh dari tempat tinggalnya. Namun harus dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dari pemerintah agar dapat dipertanggungjawabkan.

Kemudian, penilaian murid yang mendaftar lewat jalur prestasi diseleksi ketat oleh sekolah. Prestasi akademik dapat dilihat dari nilai rapot dan dihitung kalkulasi dengan standar rata-rata nilai sekolah. Prestasi non akademik dapat dilihat dari penghargaan yang sah digelar oleh pemerintah atau event resmi yang diakui pemerintah dan dunia.

“Kalau prestasi akademik nilai rapot. Kalau non akademik itu pembobotan juara nasional, daerah atau internasional. Penyelenggaraan resmi pemerintah. Tidak semua penyelenggara bisa. Misal juara catur tingkat nasional yang diselenggarakan the box cafe misal, itu nggak bisa. Tapi kalau Olimpiade peringkat 3 sains diselenggarakan provinsi, bisa,” jelasnya.

Menurut Tabrani, penerimaan calon siswa melalui PPDB tidak ada lagi istilah sekolah pavotrit. Di sisi lain pihaknya menegaskan, sistem ini tidak akan pandang bulu terhadap calon murid, tidak ada juga titipan pada calo.

“Dalam sistem seperti ini nggak ada sekolah pavorit menurut saya. Dengan zonasi begini, di situ ada sekolah pavorit, gak ada, karena jaraknya sesuai jarak terdekat. Harapan saya juga begitu (tidak ada titipan dari pejabat atau siapapun). Tinggal pengawasannya saja,” tuturnya. (son)

Sponsored Content
Back to top button