Gaya Hidup

Ini Manfaat Kesehatan Daun Pisang

INDOPOSCO.ID – Sama seperti buahnya, daun pisang juga dianggap bergizi dan sehat serta sering digunakan untuk mengobati penyakit tertentu hingga sebagai bahan kuliner.

Berikut ini adalah manfaat dari daun pisang bagi tubuh manusia, mengutip Boldsky pada Kamis.

1. Mengobati pilek dan flu

Berita Terkait

Daun pisang memiliki antioksidan kuat yang dapat membantu mengobati kondisi kecil ini dengan metode pengobatan rumahan.

2. Menurunkan demam

Sebuah penelitian berbicara tentang efek menguntungkan dari semua bagian pisang terhadap demam, termasuk daunnya. Fitokimia dalam daun pisang dapat membantu mencegah atau mengobati kondisi seperti demam karena efek antipiretik, antimikroba, dan anti- inflamasinya. Minum rebusan daun pisang dianggap menyehatkan.

3. Alternatif untuk pembalut luka

Sifat antimikroba dan anti- inflamasi daun pisang sama dengan kain kasa dan petroleum jelly sehingga dapat membantu mengobati luka dalam waktu yang lebih singkat

4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Lektin atau sejenis protein, banyak ditemukan di daun pisang bersama dengan dagingnya, kata sebuah penelitian. Lektin memiliki sifat imunomodulasi kuat yang dapat membantu meningkatkan jumlah sel T dalam tubuh.

5. Mengurangi selulit

Beberapa studi anekdot mengatakan bahwa daun pisang dapat membantu mengurangi selulitis pada tubuh. Ini bisa dilakukan dengan menumbuk daun dan mengoleskannya pada kulit di mana selulitis hadir.

Polifenol dalam daun membantu menurunkan kolesterol dalam sel- sel kulit yang bertanggung jawab untuk perkembangan selulitis dan dengan demikian, dapat membantu menguranginya.

6. Baik untuk rambut

Daun pisang dapat membantu menyingkirkan masalah rambut tertentu seperti ketombe, rambut gatal, dan uban. Berdasarkan pengalaman beberapa orang mengatakan bahwa memotong dan menghancurkan daun pisang untuk mengekstrak airnya dan kemudian mengoleskannya ke rambut, dapat membuat rambut menjadi hitam sempurna, mengurangi uban dan juga memperkuat folikel mereka.

7. Mengatasi diabetes

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button