Ekonomi

Ini Beberapa Syarat yang Diperlukan untuk Dapatkan Insentif Pajak PPN DTP

INDOPOSCO.ID – Pemerintah resmi memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) atas penyerahan rumah tapak dan unit hunian rumah susun (rusun) hingga Desember 2021.

Ketentuan tersebut dikeluarkan menggantikan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 21/PMK.010/2021 yang mengatur pemberian insentif PPN DTP atas penyerahan rumah tapak dan rusun periode Maret 2021 hingga Agustus 2021.

“Rumah toko dan rumah kantor merupakan cakupan dari rumah tapak,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Neilmaldrin Noor seperti dikutip Antara, Minggu (8/8/2021).

Neilmaldrin mengungkapkan untuk keperluan evaluasi dan monitoring realisasi PPN DTP maka berita acara serah terima rumah tapak atau unit hunian rusun harus didaftarkan dalam aplikasi Sikumbang di Kementerian PUPR.

Rumah yang mendapatkan insentif ini harus memenuhi persyaratan antara lain harga jual maksimal Rp 5 miliar, diberikan hanya satu unit properti bagi satu orang serta tidak boleh dijual kembali dalam jangka satu tahun. Kemudian rumah tapak atau rusun baru yang diserahkan dalam kondisi siap huni, mendapatkan kode identitas rumah, pertama kali diserahkan oleh pengembang, serta belum pernah dilakukan pemindahtanganan.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button