Nasional

Indonesia Masih Butuh 9 Juta Talenta di Bidang Digital

INDOPOSCO.ID – Pemerintah saat ini tengah melakukan percepatan transformasi digital, untuk mewujudkannya tak hanya soal infrastruktur dan akses namun juga diperlukan sumber daya manusia yang memadai. Karena Indonesia masih memerlukan 9 juta talenta digital.

Direktur Pemberdayaan Informatika, Ditjen Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Dr. Ir. Bonifasius Wahyu Pudjianto, M.Eng mengatakan syarat untuk melakukan percepatan transformasi digital adalah perluasan akses, infrastruktur, percepatan integrasi Pusat Data Nasional serta pembuatan roadmap di berbagai sektor. Selain itu, SDM juga harus disiapkan, agar proses transformasi tidak terhambat dan mendatangkan manfaat bagi kemajuan bangsa.

“Ini yang paling penting, yang mengendalikannya, SDM atau human capital. Kita juga melakukan analisis terhadap kebutuhan, ternyata dibutuhkan 9 juta talenta digital selama 15 tahun,” ujar Boni seperti dikutip Antara, Selasa (25/5/2021).

“Talenta digital ini mereka yang menguasai berbagai hal baik terkait teknologi, AR dan sebagainya. Yang paling penting kemampuan digital ini ditujukan untuk meningkatkan berbagai nilai tambah tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga bangsa dan negara,” lanjut Boni.

Dalam survei IMD World Digital Competitiveness tahun 2019, daya saing Indonesia masih berada di peringkat 56 dari 63 negara. Angka ini termasuk rendah dibandingkan dengan negara-negara di ASEAN. Memiliki digital skills merupakan salah satu kunci peningkatan daya saing, tidak hanya bagi angkatan kerja tetapi juga masyarakat umum.

Boni mengatakan saat ini di Indonesia terdapat 170 juta pengguna aktif berbagai platform media sosial, dengan rata-rata penggunaan 8 jam 52 menit setiap harinya. Masyarakat Indonesia sendiri termasuk yang paling aktif bermedia sosial.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button