Nasional

Indikator Angka Kematian Gambaran Tingkat Keparahan Pandemi

INDOPOSCO.ID – Angka kematian keluar dari indikator penanganan Covid-19 adalah kebijakan yang tidak ada dasar ilmiahnya. Pernyataan tersebut diungkapkan Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher melalui gawai, Sabtu (14/8/2021).

Menurut dia, angka kematian adalah indikator penting yang harus dihitung dalam penanganan pandemi. Oleh karenanya, ia mempertanyakan alasan pemerintah mengeluarkan angka kematian dari indikator penanganan Covid-19.

“Jika alasannya data kematian menyebabkan distorsi, maka benahi proses input dan sistemnya. Jika ada masalah data, saya yakin bukan hanya pada angka kematian, statistik data lain, juga perlu dipertanyakan,” ungkapnya.

Dengan indikator angka kematian, dikatakan Netty, dapat memberi gambaran tingkat keparahan pandemi di suatu daerah dan bagaimana sistem kesehatan merespon kondisi tersebut.

“Justru berbahaya kalau dikeluarkan dari indikator karena dapat melenakan para pengambil kebijakan. Seolah kondisi aman dan terkendali, padahal mengandung bom yang siap meledak,” ucapnya.

Ia menegaskan, kebijakan dikeluarkannya angka kematian dari indikator penanganan Covid-19 harus menjadi kode keras bagi pemerintah agar mengembalikan penanganan pandemi kepada pihak/lembaga kredibel.

“Saya tidak bosan menyampaikan bahwa leading sector penanganan pendemi adalah Kemenkes dan Satgas Covid-19. Jangan serahkan urusan bencana kesehatan ini kepada pihak atau lembaga yang bukan bidangnya,” ujarnya. (nas)

Sponsored Content
Back to top button