Nasional

India Embargo Vaksin, Menkes: Kami Akan Atur Pelan-pelan

INDOPOSCO.ID – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengakui adanya penurunan penerimaan vaksin Covid-19 dari negara India. Semestinya, menurut Budi, Indonesia mendapat jatah 11,7 juta di Maret-April. Namun saat ini baru menerima 1,1 juta.

“Bulan Maret stok vaksin Sinovac masih cukup banyak, tapi bulan April Sinovac-nya cuma 7 juta. Jadi memang ada penurunan jatah dari India setelah mereka melakukan embargo,” kata Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan, Senin (29/3/2021).

Embargo vaksin oleh negara India, dikatakan Budi menyebabkan vaksin yang diproduksi di India, tidak boleh keluar. Padahal India menjadi negara terbesar kedua, setelah China.

“Ini disebabkan naiknya kasus Covid-19 di India yang menyebabkan negara tersebut harus melakukan embargo terhadap pengiriman vaksin AstraZeneca ke WHO dan GAVI,” terangnya.

“Jelas embargo di India ini berdampak pada terganggunya suplai vaksin,” imbuhnya.

Budi menyebut, dengan stok tujuh juta vaksin, maka pihaknya akan memperpendek laju penyuntikan di bulan April mendatang. Dengan stok tersebut, maka diperkirakan vaksinasi hanya bisa dilakukan dalam 14 hari.

“Kita akan atur, dengan sisa yang ada vaksinasi akan dilakukan pelan-pelan,” ucapnya. (nas)

Sponsored Content
Back to top button