Ekonomi

Imbal Hasil Obligasi dan “Greenback” Jatuh, Emas Menguat

INDOPOSCO.ID – Emas menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), memperpanjang reli untuk hari kedua berturut-turut didukung oleh penurunan dolar dan imbal hasil obligasi AS, sementara data pengangguran AS yang suram meredupkan prospek pemulihan ekonomi, menambah daya tarik logam safe-haven emas.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi COMEX New York Exchange, terangkat 12,8 dolar AS atau 0,75 persen menjadi ditutup pada 1.728,4 dolar AS per ounce, setelah menyentuh tertinggi sesi di 1.731,05 dolar AS.

Sehari sebelumnya, Rabu (31/3/2021), emas berjangka melonjak 29,6 dolar AS atau 1,76 persen menjadi 1.715,60 dolar AS, setelah anjlok 28,6 dolar AS atau 1,67 persen menjadi 1.686 dolar AS pada Selasa (30/3/2021), dan terpuruk 20,10 dolar AS atau 1,16 persen menjadi 1.712,20 dolar AS pada Senin (29/3/2021).

“Ini adalah koreksi naik dalam pasar bearish terstruktur,” kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago seperti dikutip dari Antara, Jumat (2/4/2021). Dia menambahkan emas bisa naik ke level 1.740 dolar AS sebelum imbal hasil melanjutkan kembali tren naiknya menekan emas kembali turun.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lain, tergelincir di bawah level bullish penting di 93. Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10 tahun juga turun menjadi 1,68 persen dari tertinggi minggu ini di 1,77 persen.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button