Headline

ICJR: Kasus Dinar Candy Tidak Penuhi Unsur Ketelanjangan

INDOPOSCO.ID – Peneliti Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) Maidina Rahmawati mengatakan, penggunaan pasal UU Pornografi pada kasus Dinar Candy adalah tidak tepat, karena tidak memenuhi unsur ketelanjangan.

“Kata ketelanjangan ini lebih eksplisit dengan memperlihatkan jenis kelamin. Jadi Dinar Candy tidak memenuhi unsur tersebut,” kata Maidina Rahmawati dalam acara daring, Sabtu (7/8/2021).

Implementasi UU Pornografi, menurut dia, masih menuai perdebatan publik. Pasalnya, penerapannya menuai diskriminasi, khususnya pada perempuan.

“Rujukan UU ini kan KUHP yakni pelanggaran kesusilaan. Jadi aparat penegak hukum (APH) harus bisa menjelaskan konteks perbuatan itu merusak kesusilaan publik,” ungkapnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button