Headline

Ibadah Haji 2021 Dibatalkan, Menag: Keputusan Pahit Tapi Ini yang Terbaik

INDOPOSCO.ID – Pandemi Covid-19 masih melanda seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi. Hal itu mengancam keselamatan jemaah Haji. Apalagi, jumlah kasus baru sepekan terakhir belum menurun secara signifikan.

Kasus harian di Indonesia dari 26 hingga 31 Mei misalnya, rata-rata masih di atas 5.000. Ada sedikit penurunan pada 1 Juni 2021, tapi masih di angka 4.824. Karenanya, pemerintah memutuskan pemberangkatan jemaah haji 2021 dibatalkan.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, menjaga jiwa adalah kewajiban yang harus diutamakan. Seperti diatur dalam konstitusi untuk melaksanakan tugas perlindungan.

“Ini semua menjadi dasar pertimbangan dalam menetapkan kebijakan. Apalagi, tahun ini juga ada penyebaran varian baru Covid-19 yang berkembang di sejumlah negara,” kata Yaqut Cholil di Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Menurutnya faktor kesehatan, keselamatan dan keamanan jemaah menjadi faktor utama dalam keputusan pemeerintah tentang dibatalkannya pemberangkatan ibadah Haji.

“Penyelenggaraan haji merupakan kegiatan yang melibatkan banyak orang yang berpotensi menyebabkan kerumunan dan peningkatan kasus baru Covid-19,” imbuh Yaqut.

Ia bersimpati pada seluruh jemaah haji yang terdampak pandemi Covid-19 tahun ini. Untuk memudahkan akses informasi masyarakat, selain Siskohat, Kementerian Agama menyiapkan posko komunikasi di Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Kemenag juga tengah menyiapkan WhatsApp Center yang akan dirilis dalam waktu dekat. “Keputusan ini pahit. Tapi inilah yang terbaik. Semoga ujian Covid-19 ini segera usai,” tandas Gus Yaqut disapanya. (dan)

Sponsored Content
Back to top button