Headline

Heboh Penangkapan Artis NR, Psikolog Ungkap Penyebab Seseorang Terjerumus Narkoba

INDOPOSCO.ID – Kasus penyelahgunaan narkoba di kalangan artis selalu menghebohkan dan menjadi sorotan publik. Sehingga banyak artis yang terpaksa berurusan dengan hukum.

Psikolog klinis dewasa dari Yayasan Pulih, Nirmala Ika mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebkan seseorang bisa terjerumus dalam penyelahgunaan narkoba. Faktor kelelahan misalnya.

“Sebenarnya banyak faktor yang membuat orang menggunakan narkoba, bisa jadi karena kelelahan. Sehingga dengan mengkonsumsi bisa membantu memberikan tenaga,” kata Nirmala Ika kepada Indoposco melalui gawai di Jakarta, Kamis (8/7/2021).

Bahkan banyak orang mulai menggunakan obat-obatan terlarang untuk mengatasi rasa stres atau rasa sakit. Padahal, efek narkoba merusak kesehatan secara fisik dan kejiwaan.

“Karena stress di mana mengkonsumsi bisa membantu menghilangkan perasaaan tertekan sementara, atau mungkin ada sakit sehingga jadi harus bergantung pada obat,” ujar Nirmala.

Selain itu, trauma seringkali dikaitkan dengan timbulnya dampak negatif. Sehingga banyak dari mereka yang menggunakan narkoba karena faktor tersebut.

“Mungkin lebih jauh lagi ada trauma atau luka dari masa lalu yang dirasa menyakitkan dan drug dianggap bisa ‘membantu’ mengisi atau menyembuhkan luka itu,” imbuhnya.

Narkoba dapat menimbulkan perubahan perilaku, perasaan, persepsi, dan kesadaran. Pemakaian yang tidak sesuai aturan dapat menimbulkan efek membahayakan tubuh.

“Drug ini hanyalah kesenangan sesaat (bukan pemulihan total dari persoalannya). Sehingga secara tidak disadari orang jadi menggunakan lagi dan lagi, menjadi kecanduan,” tandasnya.

Polisi menangkap artis Nia Ramadhani dan suaminya, Ardi Bakrie, terkait kasus penyalahgunaan narkotika. Penangkapan itu menambah daftar artis yang ditangkap karena narkotika.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengonfirmasi penangkapan pasangan selebritas tersebut pada Kamis (8/7/2021).

“Saya membenarkan NR dan AB (ditangkap), sementara dilakukan (pemeriksaan) di Polres Jakpus,” kata Yusri dk Polda Metro Jaya, Jakarta. (dan)

Sponsored Content
Back to top button