Headline

Soal Pemecatan Dekan Unair, Legislator Sebut Kebebasan Berpendapat di Kampus Dikerdilkan

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi X DPR RI Fahmy Alaydroes menyatakan kebebasan akademik telah tamat. Hal itu diutarakannya dalam menyoroti pemecatan Prof. Dr. dr. Budi Santoso, SpOG sebagai dekan di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair).

“Jika benar pemberhentian Prof. Budi disebabkan oleh kritiknya, maka tamatlah kebebasan menyampaikan pendapat atau kritik di kampus-kampus kita,” kata Fahmy dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (7/7/2024).

Sebagaimana diketahui, Budi Santoso diberhentikan dari jabatannya per Rabu, 3 Juli 2024. Pemberhentian terjadi ditenggarai usai dirinya menolak rencana Kemenkes mendatangkan dokter asing di Indonesia sebagaimana aturan yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Menurut Fahmy, bukan tidak mungkin, bila hal ini dibiarkan akan mengkerdilkan peran kampus.

“Kampus-kampus akan menjadi kerdil, tak ada lagi para akademisi, guru besar yang mau menyampaikan pikiran-pikiran kritis mereka. Kampus Merdeka hanya nama belaka,” tuturnya.

Seharusnya, ucap Fahmy, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) harus semakin menggalakkan program mutu pendidikan Fakultas Kedokteran di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta seluruh Indonesia.

1 2Laman berikutnya
mgid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button