Headline

RSUD Saiful Anwar Ada Tiga Korban Insiden Kanjuruhan

“Kami harus memastikan bahwa yang bersangkutan dioperasi dalam kondisi yang ideal. Sementara saat ini yang kita operasi memang karena kondisi infeksi yang membahayakan. Sehingga mau tidak mau harus kita lakukan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sementara untuk dua pasien lainnya, saat ini kondisinya sudah mengalami perbaikan. Satu pasien masih masuk dalam kategori anak-anak yang mengalami cedera pada kulit paha.

“Ini sudah dilakukan tindakan pembedahan. Selanjutnya akan dilakukan alih kulit dengan catatan dan memastikan tidak ada infeksi,” ujarnya.

Sementara untuk satu orang lainnya, lanjut Syaifullah, akan diperbolehkan pulang hari ini. Pasien tersebut mengalami stres psikologis pascatrauma akibat tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan usai laga antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

“Satu lagi, saat ini sudah membaik, hari ini akan kita pulangkan. Ini juga cukup lama karena yang bersangkutan mengalami stres psikologis pascatrauma. Jadi total ada tiga pasien yang masih dirawat,” ujarnya dilansir Antara.

Pada Sabtu (1/10), terjadi kericuhan usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Kekalahan itu menyebabkan sejumlah suporter turun dan masuk ke dalam area lapangan.

Kerusuhan tersebut semakin membesar dimana sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lainnya. Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut dan pada akhirnya menggunakan gas air mata.

Akibat kejadian itu, sebanyak 135 orang dilaporkan meninggal dunia akibat patah tulang, trauma di kepala dan leher dan asfiksia atau kadar oksigen dalam tubuh berkurang. Selain itu, dilaporkan juga ada ratusan orang yang mengalami luka ringan termasuk luka berat. (aro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button