Headline

Gawat, Sepekan Ada 53,8 Ha yang Terbakar

Data BNPB menunjukkan hingga minggu ini ada pergeseran bencana, bukan lagi banjir, atau bencana hidrometeorologi basah lagi yang paling dominan. Tetapi mulai bergeser pada hidrometeorologi kering, khususnya kebakaran hutan. “Dalam kurun waktu 1 minggu ini ada 53,8 hektare (ha) lahan yang terbakar,” kata dia.

Di satu sisi pada periode periode ini, Indonesia memiliki bencana hidrometeorologi kering bersamaan juga hidrometeorologi basah, yang berdampak pada 118 rumah terendam yang mengakibatkan 2.430 jiwa mengungsi. Selain itu Banjir juga menyebabkan 4 rumah rusak berat.

Dalam kurun waktu satu minggu dari tanggal 18- 24 Juli 2022 tercatat 39 kali kejadian bencana seperti dilansir Antara.

Abdul menjelaskan di Sumatera dan Kalimantan mulai berkurang kejadian banjir di minggu ini, tetapi mulai ada peningkatan kejadian kebakaran hutan. Fokus BNPB terkini masih tetap menangani bencana hidrometeorologi basah dan hidrometeorologi kering. (aro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button