Headline

Perlu Kajian soal Legalisasi Ganja Medis

Tanaman Ganja
Arsip – Seorang pekerja merawat tanaman ganja di pertanian Rak Jang, salah satu pertanian pertama yang diberi izin oleh pemerintah Thailand untuk menanam ganja dan menjual produknya ke fasilitas medis, di Nakhon Ratchasima, Thailand, 28 Maret 2021. Antara/Reuters/Chalinee Thirasupa/as

Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno juga mendukung perlunya kajian dan sosialisasi terkait legalisasi ganja untuk medis.

“Tentu saja harus juga mengundang semua elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, politisi, ahli hukum, tokoh agama, dokter, sampai dengan kelompok masyarakat, termasuk kelompok pro dan kontra untuk mendiskusikan rencana legalisasi ganja medis dalam suasana yang kondusif,” kata Adi.

Tanpa sosialisasi dan partisipasi masyarakat, lanjutnya, justru legalisasi ganja medis akan menjadi kontraproduktif dan bisa menimbulkan kegaduhan.

Berita Terkait

Adi menyarankan agar regulasi legalisasi ganja medis dibuat ketat supaya tidak ada penyelewengan. Perizinan dan proses pembelian tentu harus diatur berdasarkan rekomendasi para dokter yang memiliki otoritas untuk mengeluarkan ganja bagi kebutuhan medis, tambahnya.

Dia juga menilai perlu ada pembentukan tim khusus untuk merekomendasikan tindakan jual dan beli ganja medis. Kalau legalisasi ganja medis berlaku, maka regulasinya harus ketat dan sesuai aspirasi masyarakat, ujarnya.(mg2)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button