Headline

Berkas Perkara HAM Berat Paniai Dinyatakan Lengkap

INDOPOSCO.ID – Jaksa penuntut Direktorat Pelanggaran HAM Berat Kejaksaan Agung RI menyatakan berkas perkara dugaan pelanggaran HAM berat yang terjadi di Paniai, Papua, pada tahun 2014 atas nama tersangka IS lengkap atau P-21.

“Berkas perkara telah lengkap secara formil dan materiel pada hari Jumat (13/5),” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, seperti dikutip Antara, Kamis (19/5/2022).

Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap, sesuai dengan ketentuan Pasal 8 ayat (3) huruf b, Pasal 138 ayat (1) dan Pasal 139 KUHP, jaksa penyidik diminta untuk serahkan tanggung jawab tersangka dan benda bukti kepada penuntut umumguna tentukan apakah perkara tersebut sudah penuhi persyaratan untuk dapat atau tidak dilimpahkan ke pengadilan.

“Tersangka IS akan dilakukan penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti (Tahap II) oleh Penyidik Direktorat Pelanggaran HAM Berat kepada tim penuntut umum sebelum akhir bulan Mei 2022,” kata Ketut.

Tersangka IS disangkakan melanggar kesatu Pasal 42 ayat (1) juncto Pasal 9 huruf a jo. Pasal 7 huruf b Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia dan kedua Pasal 40 jo. Pasal 9 huruf h jo. Pasal 7 huruf b Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia.

Tersangka berinisial IS adalah seorang purnawirawan TNI. Pada tahun 2014, saat peristiwa Paniai terjadi, tersangka adalah perwira penghubung di Kodim di Paniai.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button