Headline

Rupiah Melemah Dipicu Serangan Rusia ke Ukraina

“Sentimen masih negatif ke depan karena ekpektasi Rusia akan melakukan invasi penuh dan eskalasi sekarang hanya permulaan dari krisis yang akan semakin besar,” ujar Lukman.

Sementara itu, sentimen positif mungkin akan datang dari harga komoditas terutama energi yang akan meningkat tajam. Ia mencontohkan rupiah bisa terangkat oleh harga batu bara.

“Kenaikan harga komoditas hanya apabila Rusia dikenakan sanksi penuh (energi dan komoditas). Rusia adalah produser komoditas yang sangat besar seperti aluminium, paladium, energi gas dan minyak mentah, dan banyak lagi,” kata Lukman.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.358 per USD. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.349 per dolar AS hingga Rp14.323 per USD.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis (24/2) melemah ke posisi Rp14.371 per USD dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.355 per USD.(mg2)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button