Headline

Sebanyak 24 Korban Bus Maut di Bantul Masih Dirawat di RS

“Kami antar juga ada beberapa orang, jadi kami siapkan kendaraan bekerjasama dengan pemerintah daerah, beberapa korban yang memang cuma luka ringan kemudian bisa menjalani rawat jalan dan langsung pulang kami antar ke wilayah Sukoharjo,” katanya seperti dikutip Antara, Senin (7/2/2022).

Dengan demikian, kata dia, dikala ini masih ada korban luka yang dirawat, dan pihak rumah sakit akan maksimal sesuai dengan perintah Bupati Bantul akan maksimal memberikan pelayanan dengan didukung penuh oleh Jasa Raharja.

Kapolres juga mengatakan, untuk 13 korban meninggal dunia hingga Minggu sekitar pukul 22.00 WIB, kepolisian telah berhasil mengidentifikasi seluruh korban, setelah sebelumnya empat orang diantaranya belum teridentifikasi karena saat penanganan di rumah sakit tidak membawa identitas.

“Setelah kami identifikasi selanjutnya kami kawal menuju Sukoharjo menggunakan 13 ambulans. Dan informasi dari Sukoharjo sudah dimakamkan, termasuk juga santunan yang diberikan oleh pihak Jasa Raharja,” katanya.

Kecelakaan itu berawal saat bus pariwisata dengan 47 penumpang asal Sukoharjo, Jawa Tengah tersebut melaju dari arah timur ke barat atau dari Hutan Pinus Mangunan ke Imogiri melewati ruas Jalan Imogiri-Dlingo yang merupakan jalur wisata pada Minggu (6/2/2022) sekitar pukul 13.30 WIB.

Akan tetapi saat di turunan Bukit Bego, bus melaju tidak terkendali dan menghindar ke kanan karena ada mobil yang melaju pelan searah di depannya, karena bus oleng tidak terkendali maka menghantam tebing di utara jalan hingga ringsek pada bagian depan dan samping. (mg1)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button