Headline

DPR Nilai Percuma Minyak Goreng Satu Harga tapi Langka di Pasaran

INDOPOSCO.ID – Pemerintah harus betul- betul mendorong kalangan pengusaha agar tidak menahan stok minyak goreng serta tidak mengambil keuntungan yang berlebihan terkait dengan fenomena kelangkaan komoditas tersebut, kata Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina.

“Pemerintah mesti dapat mendorong para pengusaha besar minyak goreng ini, jangan sampai menahan stok dan mereka mesti mau berkorban dengan mengurangi marginnya agar tidak ada kelangkaan stok di lapangan,” kata Nevi Zuairina dalam keterangan tertulis di Jakarta, seperti dikutip Antara, Selasa (1/2/2022).

Menurut dia, meski ada kebijakan satu harga minyak goreng, yakni minyak goreng curah sebesar Rp11. 500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp13. 500 per liter dan minyak goreng kemasan premium sebesar Rp14. 000 per liter, namun pada kenyataannya, stok yang ada di pasaran masih langka.

Baca Juga : Pemerintah Desak Produsen Jaga Stabilitas Harga Minyak Goreng

Ia mengingatkan bahwa pemerintah sudah terlalu banyak berkorban melalui uang negara, baik dari APBN maupun melalui BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit), untuk stabilisasi harga minyak goreng ini.

Selama ini proporsi serapan minyak goreng dalam negeri, lanjut dia, memang lebih kecil dari luar negeri sekitar 34 persen.

Dengan tingginya harga pasar dunia, ekspor sangat menjanjikan ditambah lagi kelangkaan stok dunia. Namun kebutuhan dalam negeri jangan sampai diabaikan sehingga mengorbankan mahalnya minyak goreng dalam negeri.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button