Headline

Geledah 3 Lokasi, Kejagung Sita Dokumen dan Puluhan Bukti Terkait Korupsi Satelit

“Terhadap barang yang disita tersebut akan dijadikan barang bukti dalam perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Proyek Pengadaan Satelit Slot Orbit 123 derajat BT pada Kementerian Pertahanan Tahun 2015-2021,” ujar Leonard.

Baca Juga : MAKI Dukung Kejagung Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Satelit Kemhan

Penyidikan perkara dugaan korupsi tersebut dilakukan karena adanya potensi kerugian negara senilai senilai Rp515,2 miliar.

Dugaan korupsi bermula pada saat Kemenhan melaksanakan proyek pengadaan satelit slot orbit 123 bujur timur untuk periode tahun 2015-2021. Kontrak dilakukan dengan pihak Airbus dan perusahaan Navajo.

Dalam proyek itu, ditemukan ada beberapa perbuatan melawan hukum. Salah satunya, perencanaan kurang baik. Bahkan, saat kontrak dilakukan anggarannya belum tersedia di Kemenhan untuk tahun 2015.

Selain itu, saat menyewa satelit Avanti Communications ltd, seharusnya negara tidak perlu melakukan sewa. Alasannya adalah masih ada waktu 3 tahun untuk dapat digunakan saat satelit yang lama tidak berfungsi. (dan)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button