Headline

Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Ferdinand Hutahaean Langsung Ditahan

Mengenai penahanan terhadap Ferdinand karena dikhawatirkan tersangka melarikan diri, mengulangi perbuatannya, serta menghilangkan barang bukti.

Penyidik menjerat Ferdinand dengan pidana ujaran kebencian dan permusuhan menggunakan Pasal 14 ayat 1 dan 2 UU 1946 tentang Hukum Pidana, serta Pasal 45 ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU ITE.

Laporan terhadap Ferdinand dibuat oleh Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama dan terdaftar dengan nomor LP/B/007/I/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 5 Januari 2022.

Dalam unggahan media sosialnya @FerdinandHaean3, dia mengunggah sebuah tulisan bermuatan SARA yang diduga menyinggung isu agama.

“Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, mahasegalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela,” cuitnya. (dan)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button