Headline

Kadin: Pemerintah Tergesa-gesa Larang Ekspor Batu Bara

INDOPOSCO.IDKamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyesalkan kebijakan sepihak dan terburu-buru yang diambil pemerintah terkait dengan larangan ekspor batu bara, terlebih karena keputusan tersebut diambil tanpa melibatkan dunia usaha.

“Pemerintah berupaya memulihkan perekonomian nasional ini tidak sendirian, tapi bersama-sama pelaku usaha. Ada peran penting pelaku usaha dalam memulihkan ekonomi nasional di masa pandemi, jadi kami sangat berharap, setiap kebijakan pemerintah yang berdampak pada dunia usaha dan perekonomian nasional seperti larangan ekspor batu bara ini harus dibicarakan bersama,” tutur Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid dalam keterangan tercatat di Jakarta, Sabtu.

Arsjad menguasai kebijakan tersebut diambil Pemerintah Indonesia dalam rangka memulihkan perekonomian nasional yang sempat gontai dihantam pandemi.

Berita Terkait

Terlebih lagi, saat ini perekonomian nasional sempat mengalami percepatan pemulihan akibat populer barang yang sangat dibutuhkan pasar global, salah satunya batu bara.

Menurut Arsjad, banyak negara yang membutuhkan batu bara dalam kapasitas besar dan harga tinggi, untuk menghidupkan kembali industrinya yang sempat mati suri akibat pandemi.

Arsjad pun meminta pemerintah meninjau kembali kebijakan ini. Alasannya, banyak perusahaan batu bara nasional yang juga terikat kontrak dengan luar negeri. Selain itu, kebijakan itu juga ditaksir akan memperparah citra pemerintah terkait dengan kestabilan kebijakan dalam berbisnis.

“Nama baik Indonesia sebagai pemasok batu bara dunia akan anjlok. Selain itu, upaya kita untuk menarik investasi, memperlihatkan diri sebagai negara yang ramah investor dan iklim berusaha yang pasti dan dilindungi hukum akan turun reputasinya. Minat investor di sektor pertambangan, mineral dan batu bara akan hilang, karena dianggap tidak bisa menjaga kepastian berusaha bagi pengusaha,” jelas Arsjad.

Biarpun begitu, Arsjad menerangkan Kadin Indonesia tetap mendukung kebijakan dan peraturan yang diterbitkan oleh pemerintah. Namun, Kadin berharap dunia usaha bisa dilibatkan atau paling tidak diminta klarifikasi dan dimintai solusi bila ada keluhan yang dirasakan oleh pihak pengguna batu bara domestik termasuk PLN.

Arsjad mengatakan dunia usaha membutuhkan kestabilan kebijakan untuk solusi jangka panjang. Karena itu, Kadin Indonesia mengusulkan agar segera dilakukan diskusi antara pemerintah, PLN dan pengusaha batu bara guna mencapai solusi yang tepat, bukan hanya dari sisi pasokan tapi juga dari permintaan, seperti pelabuhan PLN, perencanaan atau pengadaan PLN.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button