Headline

Soal Kabar Vaksinasi Anak sebagai Kelinci Percobaan, Begini Tanggapan Satgas Covid 19

Kedua, kata Wiku, berdasarkan hasil laporan ilmiah dari hasil uji klinik telah dilakukan pemantauan berkala kepada penerima vaksin di China.”Keputusan ilmiah itu memikirkan keamanan dan kemampuan pembentukan antibodi, sehingga vaksin yang direkomendasikan untuk anak kelompok usia 6-11 tahun,” tuturnya.

Ketiga, EUA yang diberikan juga menjadi upaya percepatan proses pengembangan registrasi dan evaluasi vaksin tanpa melalaikan aspek kualitas, keamanan dan khasiatnya, kata Wiku.

Menurut Wiku, vaksinasi anak dilakukan di berbagai sentra seperti Puskesmas, rumah sakit, pos pelayanan vaksinasi di sekolah atau satuan pendidikan lainnya maupun lembaga kesejahteraan sosial anak.

“Setelah hampir 2 tahun berhadapan dengan Covid-19, saya percaya masyarakat Indonesia sudah semakin cerdas dalam menghadapi hoaks. Selalu melengkapi diri dengan informasi yang berbasis kajian ilmiah dan berasal dari sumber yang dapat dipercaya,” ucapnya.

Wiku berharap masyarakat tidak ikut mengedarkan konten tanpa basis ilmiah yang semata-mata dibuat untuk mengedarkan ketakutan.

“Mohon siapapun untuk tidak membuat konten informasi yang salah dan tidak berbasis fakta serta data ilmiah dari sumber terpercaya karena terdapat sanksi hukum apabila menyebar dan menimbulkan informasi yang salah,” tuturnya. (mg4)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button