Headline

Pemerintah Perlu Persiapkan Ekosistem Transisi Energi

INDOPOSCO.ID – Lembaga riset Institute for Essential Services Reform (IESR) memandang pemerintah perlu serius mempersiapkan ekosistem transisi energi yang mampu mempercepat dekarbonisasi sistem energi di Indonesia agar bebas emisi karbon tercapai pada 2050.

Direktur Eksekutif IESR Fabby Tumiwa mengatakan pemerintah harus memfokuskan pada upaya memperkuat komitmen politik untuk dekarbonisasi dengan merevisi Kebijakan Energi Nasional (KEN) dan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) agar selaras dengan tujuan Net Zero Emission (NZE).

Komitmen politik itu juga dapat memperbaiki kualitas regulasi untuk meningkatkan daya tarik investasi, memangkas hambatan perizinan, dan mengakselerasi pengembangan serta pemanfaatan energi terbarukan di luar PLN dengan mendorong gotong-royong warga masyarakat dan bisnis berinvestasi pada pembangkit energi terbarukan terdistribusi dan efisiensi energi.

Baca Juga: Empat Penyu Dilepasliarkan di Pulau Kapoposang

“Dengan demikian 23 persen bauran energi terbarukan di 2025 dapat tercapai,” kata Fabby dalam keterangannya seperti dikutip Antara, Selasa (21/12/2021).

IESR dalam laporan Indonesia Energy Transition Outlook 2022 menilai kesiapan ekosistem untuk beralih ke energi terbarukan masih harus ditingkatkan menggunakan kerangka kesiapan transisi energi, yaitu dukungan kebijakan dan regulasi, teknologi dan ekonomi, iklim dan realisasi investasi, serta sosial.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button